Wednesday, 18 September 2013

KEMBALIKAN KEBEBASAN MAHASISWA BERPARTAI


MAHASISWA HARUS INDEPENDEN!!
MAHASISWA DILARANG BERPARTAI!!!
POLITIK DILARANG MASUK KAMPUS!!!

Mungkin itu komentar atau pandangan kita terhadap Mahasiswa yang berpartai politik. tetapi pernah tidak kita mengkaji tentang bagaiamana kondisi bangsa ini dan situasi politik saat ini?bagaimana peranan mahasiswa saat ini? serta bagaimana wakil rakyat kita yang duduk manis di kursi rakyat!
marilah sejenak mungkin kita bisa memahami dimana  Bung Hatta pernah berkata bahwa " tugas utama dari partai politik adalah mendirikan organisasi-organisasi mahasiswa sebagai sumber kadernya!!". sebuah kutipan yang singkat namun dalam ketika kita mampu memahaminya. mungkin kita semua pernah mendengar tentang CGMI dengan PKI,GMNI dengan PNI, HMI dengan Masyumi dll.....seluruh organisasi itu telah mampu menjadi suplai kader yang vital bagi partainya. tetapi sejak era "66" dimana gerakan mahasiswa berhasil menumbangkan Orde Lama mahasiswa seakan "sengaja" dibelenggukan oleh sistem untuk hanya mementingkan kegiatan akademisnya, kebebasan mahasiswa dibatasi,organisasi-organisasi di batasi, aktivis-aktivis kampus diawasi! mahasiswa hanya disibukan dengan kegiatan akademik serta ukm dan sistem perkuliahan yang sangat ketat. mahasiswa mulai dibungkam secara perlahan-lahan dan ditandai dengan munculnya SK menteri tentang normalisasi kehidupan kampus atau biasa kita singkat NKK/BKK.
pasca era "66", kita mengalami lagi sebuah gerakan yang dimotori oleh mahasiswa yaitu era "98' atau lebih kita kenal tentang REFORMASI!!dimana situasi nasional yang mendorong mahasiswa untuk bergerak(mungkin kita semua paham apa saja faktor-faktornya), kita berhasil menumbangkan rezim orde baru soeharto. tetapi saya mencatat dimana tak satupun dari aktivis mahasiswa yang menjadi tulang punggung di partai politik, kita gagal mengadili rezim orde lama dan kita gagal mengambil peranan pasca reformasi dimana kita berhasil mengembalikan tentara ke barak tetapi kita malah kembali juga ke barak (kampus). sesuatu yang sangat ironis padahal kita adalah garda terdepan dalam menahkodai kemana bangsa yang kita cintai ini untuk berlayar!
pasca era "98" mahasiswa seolah mabuk dalam romantisme sejarah bahwa gerakan kita pernah manjatuhkan si A, si B dll. tetapi kita tidak mampu melepaskan hegemoni itu dan mampu mengkaji apa fungsi dan peranan kita saat ini. kita tidak mampu untuk hidup dalam romantisme majapahit,kita tidak mampu hidup dalam romantisme gerakan mahasiswa...tetapi mahasiswa mampu hidup ketika berhasil mengkaji dan menganalisi persoalan pada eranya.  saat ini sering kita lihat kasus korupsi semakin meningkat sampai tataran bawah, politik dagang sapi serta artis,pelawak menjadi wakil kita di dewan yang semua tidak mempunyai integritas, kemampuan politik serta basis massa yang jelas. jangan salahkan jika bangsa ini semakin bobrok karena kita tidak mampu mengambil peranan itu. sudah saatnya para aktivis-aktivis kampus untuk masuk sebagai anggota partai politik sebagai sumber kader dan pengontrol partai tersebut. saya rasa dengan kemapuan serta integritas ilmiah mahasiswa mempu untuk mengambil peranan itu. ingat kita tidak mampu hidup dalam romantisme...kita harus mampu menciptakan SEJARAH baru dan kalau bisa kita juga harus mampu menciptakan PERADABAN MAHASISWA!! MERDEKA!!

No comments:

Post a Comment